Online 90 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Komunitas Kegiatan Trip Sungai Maloso Mapilli ; Rasa Kawatir Berlebihan Dan Cerita Sejarah Yang Meninabobokan

Trip Sungai Maloso Mapilli ; Rasa Kawatir Berlebihan Dan Cerita Sejarah Yang Meninabobokan Cetak
oleh Risal   
Selasa, 05 Maret 2019 21:42 | Tampil : 78 kali.

Minggu, 03 Maret 2019 adalah hari yang sangat menyenangkan bagi saya, hari itu adalah kali pertama nge-trip bersama dengan teman-teman KDM (Kompadansa Mandar), bagi saya mereka adalah sekumpulan orang-orang hebat yang turun dari langit dan tak habis-habisnya memberikan dan menunjukkan sesuatu yang sangat luar biasa, asik.

Kembali pada bahasan soal trip kemarin, saya sangat beruntung bisa ikut serta menelusuri sungai  Maloso hingga ke muaranya yang berujung di desa Buku, kecamatan Mapilli, awalnya saya sangat panik ketika mendengar kabar bahwa nanti kita akan menyaksikan buaya muara secara langsung belum lagi ditambah cerita teman-teman yang menambah seram bahwa seringkali nelayan menyaksikan penampakan buaya lalu katanya ada juga buaya putih yang membuat saya semakin  berfikir panjang untuk ikut, tetapi sudah setahun lebih saya bergabung dengan kawan-kawan di KDM dan belum pernah sekali pun ikut dalam kegiatan trip nya, ini yang menjadi alasan kuat saya untuk tetap ikut bergabung bersama mereka.

Terlepas dari curhatan saya tadi, tentang kisah cerita perjalanan kami, singkat saya ceritakan semua yang saya kawatirkan ternyata cuma ketakutan saya saja, sepanjang perjalanan, yang saya saksikan pemandangan sungai yang katanya terluas dari semua sungai yang ada di tanah Mandar dan merupakan aliran sungai baru.

trip sungai mloso mapilli polman

Perjalanan siang hari yang sangat terik diantara kebun kakao, kelapa dan pohon pisang menuju tepi sungai Mapilli dalam trip KDM telusur muara sungai Maloso (Foto : Salim Makkaroda)

Sesampainya kami di muara sungai Maloso, kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, jaraknya lumayan jauh, 1 km mungkin,  panas, haus dan lelah jelas saya rasakan pada saat itu, apalagi saya tidak membawa persediaan ransum sama sekali, wajarlah ini pertama buat saya jadi maklum ya, tetapi dibalik itu perjalanan terasa menyenangkan karena sepanjang jalan diselingi dengan obrolan dan candaan dari peserta trip.

Saat menginjak titik singgah makam tosalamaq Buku di dusun Potong, desa Buku, saya dan teman-teman lain mendapatkan penjelasan tentang pembentukan dan perubahan sungai Maloso tiap tahunnya juga di jelaskan tentang sejarah terbentuknya desa buku yang membuat saya merasa ngantuk, ya saya adalah orang yang tidak suka pelajaran sejarah, karena saya takut tidak bisa move on, (kalau yang ini saya sedang bercanda)

Setelah tiba di titik finish kami, di titik awal yang sama saat kami berangkat di dusun Parabaya kediaman kakanda Ayub, kami di sambut dengan makanan yang sangat luar biasa, loka sattai, bau peapi dan makanan seafood kerang cocco ditemani dengan air es membuat saya semakin bergairah untuk memangsanya, ya rasa ngantuk pun menghampiri  setelahnya, apalagi terdengar suara lagu jadul yang mengalun dari laptop putih milik kanda Ayub, lagu itu seakan menutup mata dan penjelasan dari local expert Suardi Kaco, yang begitu luar biasa membuat saya semakin ngantuk, ya maklum saya tipe pekerja bukan pendengar yang baik.

Singkatnya saya beruntung di trip sungai Maloso bisa berada di dekat orang-orang hebat seperti mereka, banyak pelajaran dan pengalaman yang saya dapatkan semoga berikutnya saya masih bisa bergabung dalam line up peserta tripnya, Amin..


Penulis :

risal icalRisal , lahir dan dibesarkan di kecamatan Wonomulyo  kabupaten Polewali Mandar, saat ini tinggal di tempat yang sama. Aktif di Komunitas Seni Pembolongan Tarauwe (KOSPETA) IAI DDI Polman, dan sanggar seni Daun Mamea. Memiliki hobi travelling dan wisata. 

Kontak Saya

facebook :  https://www.facebook.com/risal.ical.961

 

 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2019